• Sab. Mar 28th, 2026

Desa Rantau Bahuang dan Desa Tampulang Gelar Musyawarah RKPDes, APBDes, dan Musyawarah Khusus Penyetaraan Modal BUMDes di Hadiri Pihak Kecamatan Jenamas

ByAdmin

Jul 3, 2025

Rantau Bahuang, Tampulang – Dua desa di wilayah Kecamatan Jenamas, yakni Desa Rantau Bahuang dan Desa Tampulang, baru-baru ini menggelar musyawarah penting secara terpisah di masing-masing desa. Musyawarah tersebut membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2025, penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), serta musyawarah khusus penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Desa Rantau Bahuang Fokuskan Program Ketahanan Pangan di Sektor Peternakan Sapi

Kegiatan musyawarah di Desa Rantau Bahuang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Rantau Bahuang dan dihadiri oleh BPD, perangkat desa, pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, serta kelompok peternak dan pemuda desa. Dalam musyawarah tersebut, disepakati bahwa salah satu program unggulan desa tahun ini adalah ketahanan pangan berbasis peternakan sapi.

Sebanyak 20% dari penambahan modal BUMDes dialokasikan khusus untuk mendukung usaha peternakan sapi, yang dikelola melalui kemitraan antara BUMDes dan kelompok ternak warga. Program ini diharapkan dapat mendongkrak ketersediaan daging sapi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

Desa Tampulang Kembangkan Budidaya Ikan Toman sebagai Usaha Unggulan

Sementara itu, di tempat terpisah, Desa Tampulang juga mengadakan musyawarah serupa yang dipimpin oleh Kepala Desa dan dihadiri oleh BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta kelompok pelaku usaha perikanan.

Dalam forum tersebut, masyarakat dan pemerintah desa menyepakati bahwa budidaya ikan toman akan menjadi sektor prioritas dalam program ketahanan pangan desa. Sebanyak 20% dari modal tambahan BUMDes akan diarahkan untuk pengembangan kolam ikan toman, penyediaan benih, pakan, serta pelatihan bagi kelompok pembudidaya lokal.

Kepala Desa Tampulang menyampaikan bahwa ikan toman merupakan potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk konsumsi lokal maupun pasar luar desa. Melalui dukungan BUMDes, diharapkan budidaya ikan toman dapat mendorong ekonomi desa dan menciptakan sumber penghasilan baru bagi masyarakat.

Kegiatan musyawarah di kedua desa ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah desa dalam mengelola pembangunan secara partisipatif, transparan, dan berbasis potensi lokal. Dengan adanya alokasi khusus untuk ketahanan pangan melalui BUMDes, baik Desa Rantau Bahuang maupun Desa Tampulang menunjukkan langkah nyata dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

By Admin