• Rab. Sep 30th, 2026

Kecamatan Jenamas | Kabupaten Barito Selatan

Portal Resmi Pemerintah Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan

Kecamatan Jenamas Hadiri Rembuk Stunting, Pembahasan APBDes Perubahan 2026 dan RKPDes 2027 Desa Tampulang

ByAdmin

Sep 28, 2026

Tampulang – Pemerintah Kecamatan Jenamas menghadiri kegiatan Rembuk Stunting, Musyawarah Desa APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2026, dan Musyawarah Desa RKPDes Tahun 2027 yang dilaksanakan di Desa Tampulang, Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Jenamas, Zulkarnain Masdipura, S.Sos, bersama Ketua TP PKK Kecamatan Jenamas, Siti Khadijah, S.Pd, serta jajaran Bidang Pemerintahan Kecamatan, Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kecamatan, dan Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Jenamas.

Kegiatan diawali dengan Rembuk Stunting Desa Tampulang yang menghadirkan narasumber dari UPT Puskesmas Jenamas, Ibu Monica selaku Tenaga Ahli Gizi. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa berdasarkan data yang menjadi bahan pembahasan, angka stunting di Kecamatan Jenamas berada pada angka 9,3% atau sebanyak 41 orang anak.

Khusus di Desa Tampulang, terdapat 5 orang anak yang mengalami stunting dari total 55 balita yang menjadi sasaran pendataan. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan membutuhkan sinergi antara Pemerintah Desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, keluarga, serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

Dalam pembahasan juga disampaikan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk mendukung program peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, dan kelompok sasaran lainnya.

Selain pemenuhan gizi, aspek sanitasi, kebersihan, air bersih, dan lingkungan yang sehat turut menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.

Untuk intervensi jangka pendek, UPT Puskesmas Jenamas melaksanakan pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal sebanyak 1 kali sehari kepada sasaran. Dalam diskusi turut menjadi perhatian mengenai pemenuhan kebutuhan dan standar gizi PMT lokal secara optimal agar intervensi yang diberikan dapat semakin mendukung kebutuhan gizi anak sasaran.

Camat Jenamas Zulkarnain Masdipura, S.Sos menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Desa dan pihak kesehatan dalam upaya menekan dan menurunkan angka stunting di Desa Tampulang. Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan Pemerintah Desa, kader Posyandu, keluarga, dan masyarakat secara bersama-sama.

Setelah Rembuk Stunting, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2026. Beberapa prioritas yang menjadi bahan pembahasan Desa Tampulang meliputi pengembalian gaji/insentif seperti semula untuk periode Januari sampai Desember bagi Mantir Adat, Kaum, Khatib, Bilal, Imam Masjid dan unsur terkait lainnya; pembayaran Jalan Desa Tampulang; serta pengalokasian anggaran untuk mendukung penanganan stunting.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Jenamas juga menyampaikan saran agar Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tampulang dapat diaktifkan kembali. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Desa Tampulang.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027. Sejumlah prioritas pembangunan yang dibahas antara lain pembangunan dan peningkatan jalan, pembangunan/peningkatan Balai Desa, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, serta pengelolaan sampah desa.

Dalam pengelolaan sampah, turut dibahas usulan penyediaan bak sampah di setiap wilayah desa serta pengkajian sarana pengolahan sampah, termasuk kemungkinan penggunaan insinerator dengan tetap memperhatikan aspek teknis, kesehatan, keselamatan, dan ketentuan lingkungan hidup yang berlaku.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Jenamas berharap seluruh hasil pembahasan dapat menjadi bahan dalam penyusunan program dan penganggaran Desa Tampulang secara lebih terarah, sesuai kebutuhan masyarakat serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, UPT Puskesmas, TP PKK, kader Posyandu, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pelayanan masyarakat, serta terciptanya lingkungan desa yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

By Admin